18 October 2013

Tiara Lestari - Uncut Stories

Menulis tentang buku ini seperti menjadi presenter acara-acara gossip. Salah satu yang membedakannya adalah antara budaya lisan dan budaya tulisan. Dan saya menempuh jalan yang kedua. Jalan yang sunyi senyap, saya mencoba berdiri di antara deretan aksara yang sebagian kuat, dan sebagiannya lagi rapuh. Bersama beberapa orang kawan, beberapa kali membuat formula : kopi, cigarette, buku, dan humor segar bercampur pahit.


Telah beberapa kali Pasar Buku Palasari terbakar. Dan akan kau dengar dua penyebabnya, seperti yang sering diberitakan di media-media corong : kompor gas meledak atau konsleting arus pendek. Api dengan ganas membakar anak-anak ruhani para penulis. Para pedagang merugi, hartanya ludes, dan menyisakan bara yang masih menyala. Mereka bertanya-tanya : apakah kebakaran ini disengaja?. Pertanyaan yang tidak pernah mendapatkan jawaban.

Di kios paling belakang, saya memperhatikan buku-buku yang tingginya mencapai langit-langit. Kalau saja buku itu runtuh, dan menimpa anak kecil, bisa dibayangkan akibatnya. Harus naik tangga kalau kau mau lihat buku yang paling atas. Bau manusia kalah oleh aroma buku. Jangan bawa duit banyak-banyak, nanti kau tergoda sama rayuan mereka, sama buku-buku yang berdesakan itu. Saya pasang mata dengan kondisi siaga 1, mencari beberapa buku bagus buat oleh-oleh pulang ke Cengkareng, jongos tidak dilarang membaca buku.

Jauh sebelum buku KD terbit, yang konon menjadi best seller, buku Tiara Lestari-Uncutstories sudah ada, sudah duluan nongkrong di Palasari. Lalu siapa Tiara Lestari, sampai bikin buku segala?. Dia adalah seorang model, lalu go international. Pernah naked di majalah Play Boy edisi Spanyol, dan itu yang bikin heboh masyarakat Indonesia. Dan jalan hidup manusia punya ceritanya yang berlain-lainan. Seperti ada titik balik yang mencerahkan. Dia kemudian pulang ke Indonesia dan menikah dengan ponakannya Alm. Harry Roesli. Terakhir sempat juga dia mengisi satu lagu di album religi Baron (mantan gitaris GIGI). Buku ini semacam otobiography, menceritakan perjalanan hidup dari waktu kecil sampai detik ketika dia menulis. Beberapa bagian dari buku ini di posting juga di blog pribadinya dengan memakai bahasa Inggris.

Setelah bayar, saya dapat bonus : semua buku yang harganya di atas 15 ribu, boleh dengan cuma-cuma dikasih sampul bagus sama si uda yang duduk di dekat pintu. [ ]

No comments:

Mudik dan Hal-hal yang Tak Selesai