14 May 2012

Setelah Usai

dari apa kehilangan dibuat?. barangkali dari kostan yg kembali sepi setelah kawan2 pergi, meninggalkan asbak yg disesaki abu dan puntung rokok, sisa kopi yg mulai mendingin di gelas yg sedikit retak, dan kalimat2 yg menempel di gantungan baju. setelah pintu kamar ditutup, hidup seperti terjebak dalam kelas kosong setelah pelajaran terakhir usai. menyisakan detik yg hambar dan foto presiden yg tergantung sedikit miring di dinding.

kedua orangtua berdiri di ambang pintu, melihat jejak terakhir anak2nya yg kembali direnggut jadwal. rumah lengang, tak lagi dilumuri suara2 buah hati, waktu kembali berulang menyeret keduanya kepada kesadaran, bahwa anak2 tak bisa selamanya berada dalam dekapan.

ketika sekolah usai, gerbang adalah saksi terakhir bahwa anak kandungnya telah dijemput waktu untuk melanjutkan perjalanan. almamater tak lebih dari foto usang yg bisa dinikmati bersama debu. dan ilmu kelas serdadu kemudian dijajakan di pintu2 majikan.

kehilangan seperti halte trasjakarta di malam menjelang dini, ketika loket telah sepi, dan kesibukan berkemas untuk diistirahatkan. angin yg berhembus dari kiri laksana lullaby yg bergerak menepi. hujan yg turun adalah ajakan untuk merasa kesepian.

luar biasa kawan kopi maggar itu. ini adalah semacam cacatan insomnia dini hari, padahal besok harus bersiap menjadi kuli lagi.

mudah2an setelah ini disapa kantuk. amin. [ ]

itp

No comments:

Kang Ajip Sakolébatan…